Skip to main content

Ajari Sahabatmu Mencintai..


Sahabat....
kekuatan dan keperkasaan bukanlah segalanya
Karena Ia hanya sementara dan akan binasa
Tetapi mencintai dan menerima diri apa adanya
Adalah wujud dari hamba yg bersyukur kepada Tuhannya

Mengejar kehormatan dan kekuasaan bukanlah tujuan
Tetapi Mengejar cinta kasih selalu memberikan ketenangan
Maka, jangan kamu larang sahabatmu jika ia menangis
Ajari dia untuk mengenali dan menerima perasaannya

Sahabat, katakan padanya...
Bahwa air mata adalah anugerah Tuhan yang indah
Sehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinya
Dan jika mengerti, ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnya

Jangan pernah ajari sahabatmu bagaimana menjadi cantik
Tetapi ajari dia untuk mencintai & menerima dirinya apa adanya
Dan jangan kamu ajari dia Bagaimana untuk menyenangkan laki-laki/wanita
Tetapi Ajari dia untuk menyenangkan hati Tuhan yang menciptakannya

Isilah kehidupanmu Dengan cinta, hikmat, dan kebijaksanaan
Bukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar, dan kekuasaan
Ajari sahabatmu menikmati keindahan mentari pagi
dan Kehangatan rasa ketika menggenggam pasir
begitu juga Kemesraan seekor kupu-kupu hinggap di atas bunga
Dan ajari dia menikmati merdunya suara tetes-tetes hujan

Jika kamu ingin sahabatmu rajin beribadah kepada Tuhanya
Maka, jadilah teladan baginya dan gemakan keberadaan Tuhan dalam dirimu
Seseorang itu takkan bisa kamu paksa berdoa dan bermunajat kepada tuhannya
Ketika dia tidak dapat menangkap makna ibadah yang terukir dalam kehidupanmu

Jika kamu ingin sahabatmu mencintai ilmu pengetahuan
Pancarkan rasa ingin terus belajar dalam dirimu dan dirinya
karena nasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membaca
Ketika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati ilmu

Jika kamu ingin sahabatmu hidup penuh kasih
Tunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesama
Kata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihi
Jika ia tak pernah merasakan cinta dan perhatian darimu

Author: Ka Robby

Comments

Popular posts from this blog

Cinta Tak Harus Memiliki

Puisi Inspiratif - Pernahkah kamu merasakan mencintai meski dia telah pergi dan takkan kembali Pernahkan kamu menyadari Kamu sanggup meluangkan diri Demi seseorang yang kamu cintai Meski kamu tahu, ia takkan pernah peduli? Ataupun ia peduli dan mengerti tapi ia tetap pergi meninggalkan dirimu sendiri Pernahkan kamu merasakan hebatnya Cinta? tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia, bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah? Ketika hatimu terluka jangan berhenti untuk tersenyum karena Allah menginginkan yang terbaik untuk dirimu Ketika kamu bahagia jangan pernah lupa untuk menangis karena Bisa jadi kebahagiaan itu hanya sekejap dan berganti dengan rasa pilu Ketika kamu bahagia bersama cinta kamu juga harus siap untuk bersedih karena Kamu pasti akan kehilangan dia suatu saat nanti Ketika kamu berpisah dengan cinta jangan lupa untuk tertawa karena sekali lagi “cinta tak harus memiliki” Sahabat Yakinlah Ketika Kamu kehilangan,  sang pen...

Perkara

PERKARA Nuansa hati yang gelisah Perkara demi perkara menghampiriku Satu persatu perkara Mengantri bak kereta api Kenapa tak kunjung selesai Apakah tak akan pernah selesai Atau mungkin belum dapat selesai Tetapi dapatkah masalah ini selesai Ya Tuhan..... Hamba tahu kau sedang mengujiku Mengujiku lewat perkara ini Entah sampai kapankah akan berakhir Namun tak kuanggap ini sebuah derita Tak kuanggap pula sebuah siksaan batin Kemana lagi kuharus berteduh Dari hujan perkar ini Kecuali dipayung perlindungan Mu Tuhan Namun satu pinta hamba Tegarkan hamba Bimbing hamba agar hamba dapat melewati perkara ini. Ditulis Oleh: Mei Widyaningsih seorang siswa smp kelas 3 di smp negei 1 pracimantoro umur 14 tahun tempat tanggal lahir  wonogiri,27 Mei 2001 alamat godang rt1 rw1 pracimantoro wonogiri jateng.

Doa Untuk Kekasih

Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi  dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takd...