Skip to main content

Semoga Kita Menyadari..

Puisi Inspiratif
Waktu terus berlalu dan semua telah berubah
Masa kecil yg indah hanya menjadi kenangan

Kini hadir zaman modern yang penuh kegilaan
Zaman dimana orang tidak berloma2 berbuat kebaikan

Apalagi meluangkan sedikit waktu untuk mentadabburi Al-Quran




Semakin modern zaman, Semakin hancur kehidupan
Bukannya berlomba-lomba menggapai ridha Tuhan
Tapi memamerkan aurat yg tidak semestinya diperlihatkan

Bukannya berlomba-lomba menjalin tali persaudaraan
Tapi melakukan aksi anarkis yang sangat merugikan
Bukannya berlomba untuk beramal dan bersedekah
tapi berlomba-lomba untuk berbelanja semahal-mahalnya

Mungkin kamu begitu lancar melantunkan sebuah lagu
dan sangat cepat membuka pesan masuk yang ada dihpmu
Tapi tidak begitu ketika berhadapan dengan kitab dari Tuhanmu
Yang hanya kamu simpan dilemari tanpa kau buka hingga ia berdebu

Dalam hidup terdapat 2 unsur yang sangat bergantungan
HIDUP dan MATI. Adanya kematian karena adanya kehidupan
Adanya kehidupan pasti akan ada kematian yg tidak bisa ditangguhkan
Begitulah janji tuhan, yang menciptakan hidup dan mati sebagai ujian
Agar ia Mengetahui seberapa baik amal shalih yang kita lakukan

Tidak seorangpun tahu kapan dia akan dilahirkan
Tidak seorangpun tahu kapan dia akan dipanggil tuhan
Banyak orang yang tampak sehat walafiat
tiba-tiba menderita sebuah penyakit yg gawat

Cepat atau lambat,kematian itu pasti akan datang
Akankah kita diakhirat termasuk orang yg malang?
Atau kita termasuk orang yang dinanti dan disayang
Semua tergantung kita menata iman yang kadang surut dan kadang pasang

AUTHOR: KA ROBBY

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Perkara

PERKARA Nuansa hati yang gelisah Perkara demi perkara menghampiriku Satu persatu perkara Mengantri bak kereta api Kenapa tak kunjung selesai Apakah tak akan pernah selesai Atau mungkin belum dapat selesai Tetapi dapatkah masalah ini selesai Ya Tuhan..... Hamba tahu kau sedang mengujiku Mengujiku lewat perkara ini Entah sampai kapankah akan berakhir Namun tak kuanggap ini sebuah derita Tak kuanggap pula sebuah siksaan batin Kemana lagi kuharus berteduh Dari hujan perkar ini Kecuali dipayung perlindungan Mu Tuhan Namun satu pinta hamba Tegarkan hamba Bimbing hamba agar hamba dapat melewati perkara ini. Ditulis Oleh: Mei Widyaningsih seorang siswa smp kelas 3 di smp negei 1 pracimantoro umur 14 tahun tempat tanggal lahir  wonogiri,27 Mei 2001 alamat godang rt1 rw1 pracimantoro wonogiri jateng.

Doa Untuk Kekasih

Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi  dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takd...

Indahnya Wanita Solehah

Wanita solehah tidak selalu indah tapi kebaikan hatinya yg membuat terpesona yg membuat terpana Wanita solehah tidak selamanya berkata iya karena dia punya prinsip yg mulia, Dunia hnya perhiasan dan kesenangn yang sementara, dan sebaik baik2 perhiasannya adalah wanita solehah.. Indahnya Wanita Solehah lembut tutur katanya halus perangainya tidak ada iri hati tidak ada sakit hati hari-harinya penuh senyuman senyum keikhlasan & ketaqwaan Wanita solehah bukan menghujat menjadi tujuannya tapi mengetahui dan mengerti lebih utama jika ingin memberi nasehat kepada temannya Dia menyampaikannya dengan cara yg bijaksana bukan menghakimi, menghujat dan melihat sebelah mata seolah-olah dirinya yang paling mulia padahal kemuliaan seorang akan tampak pada perangainya terhadap sesama Kang Robby