Skip to main content

Yang Kemudian Berarti


Siap atau Tidak Suatu hari
Semuanya pasti akan berakhir
Tidak akan ada matahari terbit
tidak ada menit, jam ataupun hari

Semua materi yang dikumpulkan
Kekayaan,ketenaran dan kekuasaan
Tidak akan berarti dimata Tuhan

Sehingga tidak akan penting lagi
segala sesuatu yang pernah dimiliki
atau yang pernah dengan bangga dikuasai

Segala macam rasa dendam,dengki
frustasi dan juga rasa iri hati
pada akhirnya akan hilang tiada arti

Begitu pula Kemenangan dan kekalahan
yang dahulu sangat penting akan lenyap

Tidak berarti lagi darimana kamu berasal
Tidak berarti lagi apakah kamu cantik atau brillian
Tidak berarti lagi apakah kamu pernah menjadi pujaan

Jadi apakah yang akan berarti?
Yang kemudian berarti
Bukan apa yang kamu beli
Namun apa yang kamu bangun
Bukan apa yang kamu peroleh
Tapi apa yang kamu berikan

Yang kemudian berarti
bukanlah apa yang kamu pelajari
namun apa yang sudah kamu ajarkan
Bukanlah kemampuan yang kamu miliki
Namun karakter yg kuat & penuh kelembutan hati

Yang kemudian berarti
bukan seberapa banyak orang yang Kamu kenal
namun seberapa banyak yang akan merasakan kehilangan
ketika kamu pergi meninggalkan dunia yang tak abadi ini

Yang kemudian berarti
bukanlah yang kamu kenang
namun kenangan tentang dirimu
yang terus hidup dalam hati mereka yang mencintaimu


Sahabat, Yang kemudian berarti
adalah seberapa lama kita akan diingat
oleh siapa dan bagaimana kita dikenang

Maka tentukan pilihan2 terbaik dalam hidupmu
Agar kamu bisa pergi dengan tenang dan tersenyum
Agar kamu bisa menghadap kepada tuhan tanpa penyesalan


KA ROBBY

Comments

Popular posts from this blog

Perkara

PERKARA Nuansa hati yang gelisah Perkara demi perkara menghampiriku Satu persatu perkara Mengantri bak kereta api Kenapa tak kunjung selesai Apakah tak akan pernah selesai Atau mungkin belum dapat selesai Tetapi dapatkah masalah ini selesai Ya Tuhan..... Hamba tahu kau sedang mengujiku Mengujiku lewat perkara ini Entah sampai kapankah akan berakhir Namun tak kuanggap ini sebuah derita Tak kuanggap pula sebuah siksaan batin Kemana lagi kuharus berteduh Dari hujan perkar ini Kecuali dipayung perlindungan Mu Tuhan Namun satu pinta hamba Tegarkan hamba Bimbing hamba agar hamba dapat melewati perkara ini. Ditulis Oleh: Mei Widyaningsih seorang siswa smp kelas 3 di smp negei 1 pracimantoro umur 14 tahun tempat tanggal lahir  wonogiri,27 Mei 2001 alamat godang rt1 rw1 pracimantoro wonogiri jateng.

Doa Untuk Kekasih

Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi  dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takd...

Indahnya Wanita Solehah

Wanita solehah tidak selalu indah tapi kebaikan hatinya yg membuat terpesona yg membuat terpana Wanita solehah tidak selamanya berkata iya karena dia punya prinsip yg mulia, Dunia hnya perhiasan dan kesenangn yang sementara, dan sebaik baik2 perhiasannya adalah wanita solehah.. Indahnya Wanita Solehah lembut tutur katanya halus perangainya tidak ada iri hati tidak ada sakit hati hari-harinya penuh senyuman senyum keikhlasan & ketaqwaan Wanita solehah bukan menghujat menjadi tujuannya tapi mengetahui dan mengerti lebih utama jika ingin memberi nasehat kepada temannya Dia menyampaikannya dengan cara yg bijaksana bukan menghakimi, menghujat dan melihat sebelah mata seolah-olah dirinya yang paling mulia padahal kemuliaan seorang akan tampak pada perangainya terhadap sesama Kang Robby