Skip to main content

Sebelum Aku nyatakan

Ketika perasaan itu hadir..
Ku yakin ia putih dan suci..
Karena tak ku hembuskan ia dalam nafsu..
Dan insya Allah aku menjaganya..

Kau datang ketika rasaku sudah waktunya..
Tapi tetap ia tak ku nyatakan..
Karena pernyataan hanya akan menodai kesucian..
Yang ku juga yakin kau sangat menjaganya..

Lalu aku hanya diam..

Dan kau pun diam..
Karena kau tak tahu..
Dan ku tak ingin kau tahu..
Semua ada masanya..



Karena takdir Allah itu pasti..
Tuk aku memastikan tidak lagi memendamnya...
Dan ketika itu kau pun akan tahu..

Saat ini kau menjaga diri..
Dan harapku selalulah begitu..
Karena itu ku jadikan alasan..
Untuk memendam rasa ini..


Pesanku kepadamu wahai bakalku..
Keazamanmu sudah tepat..
Kuatkan Allah di hatimu..
Sebelum Dia mengizinkanku memiliki mu..

Dan jika kau berpaling dari penjagaanmu..
Mungkin aku tidak lagi menyimpan rasa ini untukmu..
Aku akan mencari yang istiqamah..
Yang kuat dan tidak sepertimu..


Maka tetaplah kau menjadi dirimu..
Sabar di dunia dan bahagia di akhirat..
Aku akan selalu mendoakanmu..
Semoga kau tetap di jalan itu..


Andainya nanti kau tidak bersamaku..
Ku yakin kau akan mendapatkan yang terbaik..
Ku harap aku pun begitu..
Karena Allah tidak memungkiri janji..

Kau adalah untuk orang yang baik..
Semoga Allah menjadikanku orang yang baik..
Mari berdoa kepada Yang Maha Baik..
Agar kita mendapatkan yang terbaik..


Pada akhirnya Allah lah tujuan..
Aku menginginkanmu bukan karena dirimu..
Dari Allah lah ku mengharap keridhaan..
Kau hanya salah satu jalan kearah yang dituju..

Idho HZ

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Perkara

PERKARA Nuansa hati yang gelisah Perkara demi perkara menghampiriku Satu persatu perkara Mengantri bak kereta api Kenapa tak kunjung selesai Apakah tak akan pernah selesai Atau mungkin belum dapat selesai Tetapi dapatkah masalah ini selesai Ya Tuhan..... Hamba tahu kau sedang mengujiku Mengujiku lewat perkara ini Entah sampai kapankah akan berakhir Namun tak kuanggap ini sebuah derita Tak kuanggap pula sebuah siksaan batin Kemana lagi kuharus berteduh Dari hujan perkar ini Kecuali dipayung perlindungan Mu Tuhan Namun satu pinta hamba Tegarkan hamba Bimbing hamba agar hamba dapat melewati perkara ini. Ditulis Oleh: Mei Widyaningsih seorang siswa smp kelas 3 di smp negei 1 pracimantoro umur 14 tahun tempat tanggal lahir  wonogiri,27 Mei 2001 alamat godang rt1 rw1 pracimantoro wonogiri jateng.

Doa Untuk Kekasih

Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi  dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takd...

Indahnya Wanita Solehah

Wanita solehah tidak selalu indah tapi kebaikan hatinya yg membuat terpesona yg membuat terpana Wanita solehah tidak selamanya berkata iya karena dia punya prinsip yg mulia, Dunia hnya perhiasan dan kesenangn yang sementara, dan sebaik baik2 perhiasannya adalah wanita solehah.. Indahnya Wanita Solehah lembut tutur katanya halus perangainya tidak ada iri hati tidak ada sakit hati hari-harinya penuh senyuman senyum keikhlasan & ketaqwaan Wanita solehah bukan menghujat menjadi tujuannya tapi mengetahui dan mengerti lebih utama jika ingin memberi nasehat kepada temannya Dia menyampaikannya dengan cara yg bijaksana bukan menghakimi, menghujat dan melihat sebelah mata seolah-olah dirinya yang paling mulia padahal kemuliaan seorang akan tampak pada perangainya terhadap sesama Kang Robby