Skip to main content

Doa Untuk Putraku

Tuhanku...
Bentuklah puteraku menjadi manusia
yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.

Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat
mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya
tenggelam dalam angan-angannya saja.

Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau
dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.


Tuhanku...
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan
yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia
di jalan yang penuh hambatan dan godaan,
kesulitan dan tantangan.

Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri
di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi,
sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai
kesempatan untuk memimpin orang lain.

Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti
makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.

Dan, setelah semua menjadi miliknya...
Berikan dia cukup rasa humor sehingga
ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.

Tuhanku...
Berilah ia kerendahan hati...
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, d
engan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"

Jenderal Douglas MacArthur

Kang Robby

Comments

Popular posts from this blog

Perkara

PERKARA Nuansa hati yang gelisah Perkara demi perkara menghampiriku Satu persatu perkara Mengantri bak kereta api Kenapa tak kunjung selesai Apakah tak akan pernah selesai Atau mungkin belum dapat selesai Tetapi dapatkah masalah ini selesai Ya Tuhan..... Hamba tahu kau sedang mengujiku Mengujiku lewat perkara ini Entah sampai kapankah akan berakhir Namun tak kuanggap ini sebuah derita Tak kuanggap pula sebuah siksaan batin Kemana lagi kuharus berteduh Dari hujan perkar ini Kecuali dipayung perlindungan Mu Tuhan Namun satu pinta hamba Tegarkan hamba Bimbing hamba agar hamba dapat melewati perkara ini. Ditulis Oleh: Mei Widyaningsih seorang siswa smp kelas 3 di smp negei 1 pracimantoro umur 14 tahun tempat tanggal lahir  wonogiri,27 Mei 2001 alamat godang rt1 rw1 pracimantoro wonogiri jateng.

Doa Untuk Kekasih

Ya Allah ya tuhanku, Seandainya telah engkau ciptakan Dia untuk diriku Maka Satukanlah hatinya dengan hatiku, Titipkanlah kebahagian di antara kami agar kemesraan itu abadi  dan takkan pernah berhenti Ya Allah, yang maha mengasihi, Seiring waktu berjalan tiada henti, Bimbinglah kami melayari hidup ini menuju Kebahagiaan yang abadi. Akan tetapi, Seandainya telah engkau takdirkan bahwa dia bukan miliku,Bawalah ia jauh dari pandanganku, pikiranku dan relung kalbuku Hilangkanlah kerinduan yang menyayat-nyayat perasanku Luputkanlah dia dari ingatanku Dan peliharalah aku dari keputusasaan Berikanlah aku kekuatan Untuk Menepis bayangannya jauh ke ujung langit biru Agarku bisa bahagia dan tersenyum Walaupun Dia tidak ada bersama diriku Gantillah yang telah tiada, Tumbuhkanlah kembali yang telah patah Walaupun tidak sama seperti dirinya , seorang yang tulus dalam mencinta Kupasrahkan segala jiwa dan raga ini hanya milikmu Kutahu Sesungguhnya apa yang telah engkau takd...

Indahnya Wanita Solehah

Wanita solehah tidak selalu indah tapi kebaikan hatinya yg membuat terpesona yg membuat terpana Wanita solehah tidak selamanya berkata iya karena dia punya prinsip yg mulia, Dunia hnya perhiasan dan kesenangn yang sementara, dan sebaik baik2 perhiasannya adalah wanita solehah.. Indahnya Wanita Solehah lembut tutur katanya halus perangainya tidak ada iri hati tidak ada sakit hati hari-harinya penuh senyuman senyum keikhlasan & ketaqwaan Wanita solehah bukan menghujat menjadi tujuannya tapi mengetahui dan mengerti lebih utama jika ingin memberi nasehat kepada temannya Dia menyampaikannya dengan cara yg bijaksana bukan menghakimi, menghujat dan melihat sebelah mata seolah-olah dirinya yang paling mulia padahal kemuliaan seorang akan tampak pada perangainya terhadap sesama Kang Robby